Cinta

Kalau lagi sedih kek gini, aku biasanya selalu browsing tentang cinta, biasalah perempuan, terlalu sensitif, terlalu menggunakan perasaan daripada logika, dan terlalu memikirkan cinta, lagian kenapa juga ya cinta selalu menjadi topik paling populer dalam kehidupan??

Pas lagi browsing, aku nemu artikel tentang Cinta sejati dan Teman Sejati… isinya kek gini,

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur, ketika kita menangis, ketika kita membayangkan, ketika kita berciuman?

Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT.

Kita semua agak aneh… dan hidup sendiri juga agak aneh…
Dan ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita.
Kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan CINTA.

Ada hal – hal yang tidak ingin kita lepaskan…
Orang – orang yang tidak ingin kita tinggalkan…
Tapi ingatlah… melepaskan BUKAN akhir dari dunia, melainkan awal suatu kehidupan baru.
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang telah mencari, dan mereka yang telah mencoba.
Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.

CINTA yang AGUNG adalah…
Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum sambil berkata ‘Aku turut berbahagia untukmu’

Apabila cinta tidak berhasil… BEBASKAN dirimu…
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI…
Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya…
Tapi, ketika cinta itu mati… kamu TIDAK perlu mati bersamanya…
Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang, MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh.
Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar tentang dirimu sendiri dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada
HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kau buat.

TEMAN SEJATI…
Mengerti ketika kamu berkata ‘Aku lupa’
Menunggu selamanya ketika kamu berkata ‘Tunggu sebentar’
Tetap tinggal ketika kamu berkata ‘Tinggalkan aku sendiri’
Membuka pintu meski kamu BELUM mengetuk dan berkata ‘Bolehkah saya masuk?’

MENCINTAI…
BUKANlah bagaimana kamu melupakan, melainkan bagaimana kamu memaafkan.
MEMAAFKAN…
BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu mengerti.
MENGERTI…
BUKANlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu rasakan.

Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati, dibandingkan menangis tersedu-sedu.
Air mata yang keluar dapat dihapus, sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang.

Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang.
Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah, kamu TETAP MENANG hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri.

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang. BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.

Apabila kamu benar – benar mencintai seseorang, jangan lepaskan dia.
Jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar – benar mencintai MELAINKAN… BERJUANGLAH demi cintamu.
Itulah CINTA SEJATI

Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan DARIPADA berjalan bersama orang ‘yang tersedia’.
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai DARIPADA orang yang berada di sekelilingmu.
Lebih baik menunggu orang yang tepat kerena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang dengan hanya dengan ’seseorang’.

Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu dan kadang kala, teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari.
And now find U’r Love … …

—————————————————————————

Kini aku ngerti kenapa dia masih baik-baik aja ketika dia bilang “aku ikhlas kalo kamu mau nikah sama orang lain”, ternyata dia lebih tau arti dari cinta sejati itu. Aku juga sekarang tau kenapa dia masih bisa santai, padahal aku nangis ampe gak bisa berkata-kata.. dia bilang “kalo aku juga ga tenang, lantas siapa yang bakal nenangin kamu?”. Ah… kamu terlalu baik.. Aku jadi gak sanggup buat lepasin kamu, tapi seperti yang selalu kamu bilang Life Must Go On, kalopun Tuhan mengizinkan, kita pasti bisa sama-sama.

Suerrr, kamu tuh baikkkk bangett, kamu bilang kamu bakal jaga aku, bakal nyayangi aku sampai waktunya berakhir.

Ah.. kenapa juga ya aku masih ngeluarin air mata, padahal kamu masih ada untuk aku, ato mungkin karena aku terlalu mikir ke depan kali ya, terlalu takut untuk melepas kamu…

Sumpah, aku ga yakin aku sanggup.

“Pelan-pelan”.. mungkin cuma itu yang bisa kita lakuin, ya.. kita coba aja pelan-pelan sampai kita bisa melepas apa yang kita punya (cinta,sayang,kebahagian,kesedihan). Aku cuma bisa bilang “Tolong bantu aku”.

2 Responses so far »

  1. 1

    Sheringham said,

    cinta tak harus memiliki, tp hati tak bisa mengingkari :D

  2. 2

    iqal said,

    cinta, cinta oww cinta huhu


Comment RSS · TrackBack URI

Say your words